Selasa, 06 Januari 2009

SOAL UTS

ARGUMEN SINGKAT DARI SOAL UTS :

1. Diakhir abad ke 20 perkembangan IT sangat pesat,hal ini di dorong oleh :
Jawab :
Transformasi data menjadi informasi , karna perubahan data menjadi informasi di butuhkan alat yang mampu merubah dan mengolah data tersebut secara cepat dan tepat,sehingga di butuhkan IT untuk mengolahnya…

2. Tentang open System :
Jawab :
Open system memungkinkan kolaborasi antar platform, karna Open system dapat menyimpan/menampung segala aplikasi yang berasal dari platform lain.Open platform juga mempermudah interoperability antar vendor.

3. Tentang trend IT masa depan :
Jawab :
Semakin banyak aplikasi software/freeware, karna seiring perkembangan IT banyak orang yang membuat aplikasi untuk mempermudah pekerjaaan manusia.Bagi yang tidak mampu membuat atau membeli dapat mengambilnya/mendownload berupa freeware…

4. Tentang Freeware :
Jawab :
Freeware meningkatkan kompetisi antar vendor aplikasi , karna semakin banyak software atau freeware yang di berikan maka akan menuntut para vendor aplikasi untuk bersaing menciptakan aplikasi yang semakin canggih,sehingga dapat menarik konsumen.

5. Tentang sertifikasi profesi Telematika oleh LSP Telematika :
Jawab :
Menurunnya tingkat kepercayaan pada ijazah sarjana komputer , karna Sertifikasi menbuat seseorang hilang kepercayaan pada ijazah dan juga pada dirinya sendiri yang sudah merasa dengan susah meraih dan mendapatkan ijazah sarjana komputer tetapi ada sertifikasi yang dengan mudah di dapat.

6. Hal yang mendorong kematian suatu system perangkat lunak adalah :
Jawab :
Sistem tidak layak lagi di tingkatkan, karna apabila suatu sistem tidak layak lagi tuk di tingkatkan maka perangkat lunak pun tidak dapat lagi di kembangkan.

7. Pilihan saya tentang pembajakkan software :
Jawab :
Mentoleransikan/membiarkan pembajakan untuk aplikasi tertentu, karna mentoleransi pembajakan mungkin harus di lakukan karna tidak semua aplikasi di jual dengan harga yang murah sehingga konsumen tak sanggup untuk membelinya ,dengan aplikasi bajakan orang tersebut dapat membelinya dengan harga yang murah...

8. Tentang profesi IT masa depan :
Jawab :
Semua orang tanpa latar belakang IT dapat menjadi profesional IT.
karna dengan kita memiliki sebuah keahlian saja dalam menangani sebuah program tanpa harus memiliki latar belakang pendidikan IT kita mampu bersaing dengan orang-orang yang latar belakang pendidikannya didunia IT.
ab dengan kita memiliki sebuah keahlian saja dalam menangani sebuah pro
9. Sarjana komputer/IT menganggur, karena :
Jawab :
Ketidak sesuaian kompetensi .
Kompetensi yang di pelajari ,tidak selalu sama dengan yang terjadi di lapangan . Ketidaksesuaian itulah yang membuat para sarjana komputer banyak yang menganggur.........

10. Tentang kejahatan berbasis web :
Jawab :
Berkembang karna teknologi internet dan komunikasi data .
Dengan internet atau jaringan seseorang mampu menciptakan alat yang dapat mengambil data – data penting,menjebol password dan lain – lain.Semua iti telah berkembang menjadi kejahatan berbasis web dunia IT...........

Jumat, 02 Januari 2009

MENGENAI SISFONAS


“PENDAPAT SAYA MENGENAI SISTEM INFORMASI NASIONAL “

Pengertian Sistem Informasi Nasional :
Sistem Informasi Nasional merupakan suatu sistem yang dapat melakukan atau menyimpan data-data masyarakat suatu bangsa dan negara yang terdiri dari nama dan alamat, atau bisa juga ditambahkan informasi berupa tindakan-tindakan kriminal dan prestasi-prestasi yang pernah diraih.


Penilaian Tentang Sistem Informasi Nasional Saat Ini :
Menurut saya sistem informasi nasional saat ini sudah lumayan bagus, karena banyak yang menggunakan teknologi komputer, seperti urusan pajak. Sekarang orang-orang dapat dengan mudahnya mendaftarkan NPWP melalui internet. dan tentunya masih banyak lagi kemajuan sistem informasi Nasional saat ini. Walaupun begitu, tapi saya sangat mengharapkan supaya sistem informasi Nasional bisa lebih baik lagi.

Harapan Tentang Sistem Informasi Nasional Dalam 3 Tahun Kedepan:
Saya menginginkan agar Indonesia mengikuti apa yang saya katakan di atas. Adapun tahapan-tahapan yang perlu dilakukan :
Tahap 1 : Diperlukan waktu kurang lebih 2 tahun. Hal ini digunakan untuk mengadakan peralatan komputer di setiap lembaga. Kalo masalah jaringan saya hanya menyarankan menggunakan jaringan yang sudah ada, seperti Speedy, FastNet, dll… Proses itu dilakukan juga untuk menghubungkan seluruh kelurahan dengan walikota dan walikota dengan gubernur.
Tahap 2 : Tahap 2 pastinya tinggal 1 tahun. Waktu ini digunakan untuk menghubungkan seluruh jaringan daerah (gubernur) ke suatu pusat lembaga yang akan mengelola data tersebut.

Upaya Yang Diperlukan :
Untuk mencapai Sistem Informasi Nasional seperti yang saya harapkan diperlukan beberapa upaya, diantaranya :
1. Dana / Biaya
2. SDM (Sumber Daya Manusia)
3. Lembaga Pengelolaan Sistem Informasi Nasional

Lembaga ini mengurusi tentang jalannya sistem informasi di negara ini melalui teknologi komputer.Jadi saya menginginkan kalau lembaga yang mengurus SI Nasional adalah lembaga yang sangat tidak asing lagi dengan teknologi IT, yaitu dengan dibentuknya BUMN IT yang akan mengurus atau mengelola semua kebutuhan pengolahan data negara...


Sekilas mengenai Sistem Informasi Nasional


Manusia sebagai makhluk sosial, membutuhkan informasi yang dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam rangka pengambilan keputusan untuk mempertahankan hidup, adalah suatu hal yang sangat mendasar. Dalam rangka memperoleh informasi manusia akan berkomunikasi dengan mahluk lain guna memperoleh informasi yang dibutuhkan. Dengan dilakukannya komunikasi, manusia akan berinteraksi dan membentuk suatu komunitas. Keluarga sebagai komunitas terkecil akan menjadi dasar pembentukan komunitas terbesar sebagai suatu bangsa. Bilamana bangsa telah bersatu dalam satu wilayah tertentu dan membangun suatu pemerintahan maka terbentuklah suatu negara. Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang sistem informasi, penyajian informasi dibidang pemerintahan pun telah dapat dilakukan secara elektronis. Saat ini telah beragam aplikasi diterapkan guna mengolah setiap data yang berkaitan dengan masalah pemerintahan sehingga menjadi informasi yang dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Penerapan aplikasi dilakukan pada tingkat pusat dan daerah dengan beragam bidang dan wewenang. Namun pengembangan aplikasi dibidang pemerintahan dilakukan secara sporadis dan dilakukan dalam masing-masing lingkup bidang pemerintahan, hal ini membawa akibat terbentuknya sistem-sistem yang berdiri secara sendiri-sendiri. Konstelasi sistem yang terbentuk secara sporadis tersebut, secara maya telah membentuk suatu kepulauan sistem informasi yang terpisah-pisah dan berdiri sendiri. Dimana masing-masing pulau sistem memiliki struktur data, bisnis proses dan teknologi yang berbeda diantara satu dengan lainnya. Hal ini membawa dampak tidak terintegrasinya sistem informasi pemerintahan dan mengakibatkan terjadinya duplikasi dan redudansi data. Dimana akan membawa akibat kepada tidak efektif dan efisiennya sistem informasi yang dimiliki oleh pemerintah dan hal ini juga akan membawa akibat kepada berkurangnya efektifitas informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dan tentunya akan mengurangi manfaat yang dibutuhkan dalam rangka pengambilan keputusan. Kesemua hal tersebut terjadi sebagai akibat belum adanya suatu acuan pengembangan (guidelines) yang bersifat komprehensif dan mencakup integrasi serta interaksi seluruh sistem yang dibutuhkan oleh pemerintah baik ditingkat pusat maupun daerah. Acuan pengembangan tersebut dibutuhkan oleh seluruh instansi maupun lembaga pemerintah ditingkat pusat dan daerah untuk dapat membangun rancang bangun cetak biru sistem informasi yang dapat berinteraksi dengan instansi maupun lembaga lain yang terkait dengan struktur data yang berada dalam kewenangan instansi yang bersangkutan.Selain itu diperlukan lembaga yang dapat menyusun acuan pengembangan dan mengkoordinasikan setiap upaya pengembangan sistem informasi pemerintah dan sekaligus mengintegrasikan seluruh sistem yang ada sehingga dapat menjadi suatu Sistem Informasi Nasional yang handal.



Kamis, 01 Januari 2009

BANK DATA NASIONAL

"ARGUMEN MENGENAI BANK DATA NASIONAL"

Bank Data Nasional yaitu mengenai semua data-data dari semua perusahaan-perusahaan yang ada di seluruh negeri di simpan melalui Bank data nasional jadi data-data yang telah dikirim lalu di tampung dalam sebuah wadah kemudian disaring melalui SIN (Single identification number).
Berikut ini adalah keterangan mengenai Apa & Manfaat dari SIN:
Beragam nomor identitas tunggal yang dimiliki sejumlah instansi sudah saatnya disatukan dalam satu nomor identitas tunggal. Adanya SIN bisa meningkatkan kualitas layanan publik di Indonesia.Belakangan ini, tuntutan agar di negara kita segera diberlakukan nomor identitas tunggal atau kerap disebut dengan Single Identity Number (SIN) semakin menguat. Di zaman modern yang serba cepat dan praktis, masyarakat ingin dimudahkan dalam segala urusannya. Mereka tidak mau ribet bila mengurus sesuatu. Pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan, itulah yang dikehendaki. Sayangnya, di Indonesia, pelayanan publik belum mencerminkan hal itu. Prodesur yang berbelit yang jauh dari praktis, masih banyak mendominasi layanan publik yang digelar di negara kita. Salah-satu faktor mengapa layanan publik di Indonesia belum berjalan dengan baik adalah belum diberla-kukannya SIN tadi.Sebagai gambaran, saat ini terdapat 32 nomor identitas yang dikeluarkan 32 institusi. Antara lain nomor KTP, kartu keluarga, paspor, SIM, BPKB, NPWP, NOP, akte kelahiran, nomor yang dikeluarkan PLN, Telkom, PDAM, dan masih banyak lagi lainnya. Karenanya, jangan heran, masyarakat acapkali mengeluh lantaran dibuat pusing dan repot oleh nomor yang beragam tadi. Sebenarnya, untuk mewujudkan layanan cepat, mudah, dan terintegrasi, bukanlah hal sulit. Setidaknya, bila mengacu pada negara-negara maju. Sebut saja Amerika. Di negeri Paman George ini, masyarakat telah dimudahkan bila hendak memenuhi segala kebutuhan dan keperluannya. Hanya dengan satu nomor saja, mereka cukup melalui proses yang efisien, efektif, dan transparan. Untuk mengenal lebih jauh apa itu SIN, manfaat, dan bagaimana cara untuk mengintegrasikan berbagai nomor tadi dalam suatu nomor tunggal.
Berikut ini penjelasan secara garis besar mengenai Single Identification number (SIN):
Apa itu SIN:
Sebagai nomor identitas tunggal, SIN adalah sebuah identitas unik yang dimiliki oleh setiap individu. Di dalamnya tidak hanya memuat jati diri individu, tapi juga informasi lain yang terkait dengan data keluarga, kepemilikan asset, data kepolisian, perbankan, pajak, dan masih banyak lagi lainnya. Artinya, SIN bukan saja sebatas nomor individu atau ID Card melainkan identitas yang bisa mengakses ke identitas lain seperti halnya social security number di Amerika Serikat tadi. Nomor identitas tunggal harus bisa mengakses seluruh sumber informasi di Indonesia yang saat ini tersebar di 32 institusi.
Perlunya Bank Data Nasional :
Guna mewujudkan SIN, dibutuhkan suatu sinergi informasi. Keterpaduan dalam sistem informasi, merupakan syarat utama adanya nomor identitas tunggal. Selama ini, institusi yang ada di negara kita berjalan sendiri-sendiri. Tak pelak, nomor identitas yang dihasilkan tercerai berai walaupun bila dipilah, semua data tadi hanya bermuara pada 2 hal. Yakni identitas personal dan identitas ber-dasarkan bidang (persil) serta gabungan di antara keduanya. Nah, nomor identitas yang berserak tadi, perlu dipersatukan dalam sebuah bank data nasional. Di dalamnya harus membuat identitas yang telah dibuat oleh seluruh institusi yang ada. Bank data ini terbatas atas informasi asset pribadi, asset non pribadi (badan atau perusahaan), asset daerah dan asset negara.

Selain itu, informasi yang terdapat dalam bank data nasional harus dapat dibagi dan dipakai oleh banyak lembaga atau instansi yang terkait dengan pengembangannya. Hanya saja, tidak bisa dilupakan, informasi yang ada tetap berpijak pada prinsip-prinsip kerahasiaan data dan informasi yang menyangkut person, badan usaha, maupun pemerintah. Untuk itu harus dibedakan antara data atau informasi yang bersifat public domain (bisa diakses oleh masyarakat secara luas) serta data dan informasi yang bersifat re-stricted (karena nilai strategisnya hanya bisa diakses oleh lembaga tertentu saja).
Kehadiran SIN Tidak Merusak Sistem:
Satu hal yang kerap menimbulkan miss understanding bahwa kehadiran nomor identitas tunggal akan merusak sistem yang telah dibangun oleh masing-masing institusi. Padahal tidak demikian adanya. Justru prinsip dalam pengembangan model SIN tidak merusak sistem yang dibangun oleh masing-masing institusi. Dengan kata lain, penentuan identitas yang bersifat unik tersebut tetap harus mengakomodasi identitas yang sudah ada. Untuk itu, sebelum melangkah ke SIN, dibutuhkan iden-titas tambahan yang dijadikan sebagai identitas bersama dengan nama common identity number.

Syarat Common Identity Number:
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan common identity number. Yakni unik (tidak terjadi identitas ganda), standar (struktur identitas harus sama secara nasional), lengkap (data yang akan disajikan merupakan data yang mencakup seluruh wilayah Indonesia), serta permanen (identity tidak boleh berubah dan bersifat abadi).
Manfaat SIN:
Banyak keuntungan yang bisa diperoleh dengan adanya nomor identitas tunggal. Pertama, sebagai sebuah sistem yang terdigitalkan, nomor identitas tunggal akan memberikan dampak positif kepada pelayanan masyarakat. Pasalnya, data digital memiliki karakter mudah diakses (easy access), dipakai secara bersama-sama (data sharing), digabungkan (data integration) dengan sistem digital lainnya. Pendeknya, adanya SIN bisa meningkatkan kualitas layanan publik di Indonesia.

Kedua, integrasi nomor identitas dari setiap lembaga ke dalam satu sistem nomor identitas tunggal akan memberikan nilai strategis. Institusi yang terlibat dalam sistem ini dapat melakukan ekstraksi informasi lintas sektoral. Ketiga, SIN dapat digunakan sebagai instrumen pengawasan (monitoring) terhadap tingkat kepatuhan warga negara dalam memenuhi kewajibannya. Keempat, dalam proses perencanaan pembangunan, SIN memiliki kontribusi besar karena memiliki kandungan informasi yang detail mencakup sosial, ekonomi, dan lingkungan suatu daerah. Kelima, dalam upaya melakukan akselerasi peningkatan negara dari sektor keuangan,SIN berperan sebagai instrumen untuk melakukan penelusuran dan analisis potensi-potensi sumber daya pendapatan, terutama yang terkait dengan perpajakan. Dan satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah, SIN merupakan embrio menuju e-Indonesia.Guna mewujudkan SIN, dibutuhkan suatu sinergi informasi. Keterpaduan dalam sistem informasi, merupakan syarat utama adanya nomor identitas tunggal.

Rabu, 29 Oktober 2008

Istilah-istilah dalam IT

Istilah Populer IT

1.Backbone
Backbone adalah saluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan.

2.Bandwidth
Bandwidth menunjukan kapasitas dalam membawa informasi. Istilah ini dapat digunakan dalam banyak hal: Telepon, jaringan kabel, bus, sinyal frekuensi radio, dan monitor. Paling tepat, bandwidth diukur dengan putaran perdetik (cycles per second), atau hertz (Hz), yaitu perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi yang dapat ditransmisikan. Tetapi juga sering digunakan ukuran bit per second (bps).

3.Bridge
Bridge adalah peranti yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasar informasi pada lapisan data link. Segmen ini mempunyai alamat lapisan jaringan yang sama. Setiap jaringan seharusnya hanya mempunyai sebuah bridge utama.

4.Cable modem
Cable modem adalah modem yang dirancang untuk saluran TV kabel. Bandwidth yang dipunyai jauh lebih besar daripada saluran telepon. Kecepatan transmisi data yang diberikan sampai 80 kali lebih cepat dari saluran ISDN atau 6 kali lebih cepat dengan saluran TI. Pada bulan Maret 1997, Multimedia Cable Network Systems (MCNS) meliris spesifikasi cable modem untuk membuat standar yang menjamin interoperabilitas antar modem yang dikeluarkan perusahaan yang berbeda-beda.

5.CLIENT
Client adalah sisi pengguna dari sebuah sistem client/server. Ketika seseorang log on pada sebuah server, client dapat berupa orang tersebut, komputernya, atau software yang dijalankan.

6.CYBERSPACE
Cyberspace adalah istilah yang pertama kali digunakan oleh penulis fiksi ilmiah William Gibson pada novel Neuromancer. Gibson menggunakan istilah ini untuk menggambarkan istilah dunia virtual komputer yang dimasuki oleh toko pada novel tersebut. Sekarang, istilah cyberspace digunakan untuk mengacu kepada virtual reality, Internet, World Wide Web, dan sistem komputer lain yang menjadikan pengguna “terperangkap” di dalamnya

7.DYNAMIC BANDWIDTH ALLOCATION
Dinamic bandwidth allocation adalah teknik yang digunakan pada saluran ISDN untuk dapat menangani suara dan data pada saat yang sama. Untuk itu, piranti ISDN merealokasikan salah satu kanal yang digunakan untuk membawa data untuk suara. Setelah penggunaan untuk suara selesai, kanal digunakan kembali untuk transfer data sehingga transfer menjadi lebih efisien. Teknik ini hanya digunakan pada koneksi ISDN yang menggunakan multilink point-to-point protocol (MPPP).

8.ETHERNET
Ethernet adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh Xerox Corporation yang bekerjasama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet menggunakan topologi bus atau star dan medukung transfer data sampai dengan 10 Mbps. Versi Ethernet yang lebih baru yang disebut 100Base-T (atau Fast Ethernet), mendukung transfer data sampai dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya, Gigabit Ethernet, mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000 Mbps.

9.EXTRANET
Extranet adalah jaringan komputer yang digunakan oleh perusahaan dalam rangka menyediakan informasi nonpublik kepada pihak-pihak tertentu, seperti rekan bisnis atau konsumen. Extranet mungkin terlihat mirip dengan Web biasa, namun pengguna harus memasukan password atau menggunakan enkripsi digital untuk menggunakannya. Sebagai contoh, jasa kurir Federal Express menggunakan extranet yang memungkinkan konsumen melacak paket yang dikirim menggunakan nomor pelacakan paket.

10.FIREWALL
Firewall dirancang untuk menjaga sistem komputer dari akses pihak luar yang tidak berhak. Firewall dapat diimplementasikan dalam hardware, software, atau gabungan keduanya. Firewall banyak digunakan untuk menjaga pengguna Internet yang tidak berhak mengakses jaringan privat yang terhubung Internet, khususnya Intranet.
Sebuah perusahaan dengan Intranet yang membolehkan pekerjanya mengakses Internet biasanya menginstal firewall untuk menjaga sumberdaya data dari akses pihak luar dan mengontrol sumber daya luar yang dapat diakses oleh pekerja. Semua pesan yang masuk dan keluar intranet melewati firewall yang akan memeriksa apakah setiap pesan yang tidak sesuai dengan kriteria keamanan sistem.

11.FLAME
Flame adalah “serangan personal” melalui e-mail atau posting pada forum atau bulletin board, dengan mengirimkan tulisan yang sifatnya mengganggu atau menghina.

12.FREEWARE
Freeware adalah software dapat didownload dan diedarkan dengan gratis. Meskipun demikian, masih terdapat hak cipta (copyright) padanya, sehingga software ini tidak boleh dikumpulkan dan dijual atas nama sendiri.

13.FULL-DUPLEX
Full-duplex adalah transmisi data dua arah secara simultan. Sebagai contoh, telepon adalah piranti full-duplex karena baik yang ditelepon dan yang menelepon dalam berbicara pada waktu yang sama. Sebaliknya, walkie-talkie adalah berbicara dalam satu waktu. Sebagian besar modem mempunyai switch untuk berpindah dari mode full-duplex dan sebaliknya. Pilihan ini tergantung pada program komunikasi yang sedang digunakan. Pada mode full-duplex, data yang ditransmisikan tidak terlihat pada layar pengirim sampai data tersebut diterima oleh penerima. Hal ini memungkinkan validasi pengiriman data untuk memeriksa bahwa data benar-benar telah terkirim. Jika pada layar terlihat karakter yang terkirim, mungkin modem diset ke mode half-duplex dari yang seharusnya pada mode full-duplex. Beberapa sound card dan sistem juga memerlukan driver suara full-duplex audio yang memungkinkan pengguna mengirim dan menerima suara pada waktu yang sama.

14.Gateway
Istilah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga data dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, sehingga pertukaran email dapat dilakukan sistem yang berbeda.

15.Host
Sebuah komputer dalam sebuah network yang menyediakan layanan untuk komputer lainnya yang tersambung dalam network yang sama.

16.Intranet
Sebuah jaringan privat dengan sistem dan hirarki yang sama dengan internet namun tidak terhubung dengan jaringan internet dan hanya digunakan secar internal.

17.Mailing List
Juga sering diistilahkan sebagai milis, yaitu sebuah alamat email yang digunakan oleh sekelompok pengguna internet untuk melakukan kegiatan tukar menukar informasi. Setiap pesan yang dikirimkan ke alamat sebuah milis, secara otomatis akan diteruskan ke alamat email seluruh anggotanya. Milis umumnya dimanfaatkan sebagai sarana diskusi atau pertukaran informasi diantara para anggotanya.

18.Packet Switching
Sebuah metode yang digunakan untuk memindahkan data dalam jaringan internet. Dalam packet switching, seluruh paket data yang dikirim dari sebuah node akan dipecah menjadi beberapa bagian. Setiap bagian memiliki keterangan mengenai asal dan tujuan dari paket data tersebut. Hal ini memungkinkan sejumlah besar potongan-potongan data dari berbagai sumber dikirimkan secara bersamaan melalui saluran yang sama, untuk kemudian diurutkan dan diarahkan ke rute yang berbeda melalui router.

19.IP Address
Alamat IP (Internet Protocol), yaitu sistem pengalamatan di network yang direpresentasikan dengan sederetan angka berupa kombinasi 4 deret bilangan antara 0 s/d 255 yang masing-masing dipisahkan oleh tanda titik (.), mulai dari 0.0.0.1 hingga 255.255.255.255.

20.Downstream
Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari upstream.

21.BUG
Bug dengan terjemahan langsung ke bahasa Indonesia adalah serangga atau kutu. Bug merupakan suatu kesalahan desain pada suatu perangkat keras komputer atau perangkat lunak komputer yang menyebabkan peralatan atau program itu tidak berfungsi semestinya. Bug umumnya lebih umum dalam dunia perangkat lunak dibandingkan dengan perangkat keras.
Kenapa dinamakan bug?
Tahun 1945 sewaktu ukuran komputer masih sebesar kamar, pihak militer Amerika Serikat menggunakan komputer yang bernama "Mark 1". Suatu hari komputer ini tidak berfungsi dengan semestinya, setelah komputer itu diperiksa ternyata ada suatu bagian perangkat keras di mana terdapat serangga yang tersangkut. Setelah serangga itu diangkat dari perangkat keras, komputer dapat berfungsi dengan baik. Maka sejak saat itu kata bug lekat dengan masalah-masalah pada komputer. Debugging adalah proses menghilangkan bug dari suatu program.

22.Trojan horse
Trojan horse atau Kuda Troya, dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Dapat disebut sebagai Trojan saja (membuang kata horse).
Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
Trojan tidak mereplikasi dirinya sendiri, sementara virus komputer dan worm melakukannya.
Penggunaan istilah Trojan atau Trojan horse dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di dalam sebuah program baik-baik dan berguna; seperti halnya dalam Perang Troya, para prajurit Yunani bersembunyi di dalam Kuda Troya yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak.
Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang hacker untuk mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.
Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.
Mendeteksi keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang agak sulit dilakukan. Cara termudah adalah dengan melihat port-port mana yang terbuka dan sedang berada dalam keadaan "listening", dengan menggunakan utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan sebagai sebuah layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background), sehingga Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari jarak jauh. Ketika sebuah transmisi UDP atau TCP dilakukan, tapi transmisi tersebut dari port (yang berada dalam keadaan "listening") atau alamat yang tidak dikenali, maka hal tersebut bisa dijadikan pedoman bahwa sistem yang bersangkutan telah terinfeksi oleh Trojan Horse.
Cara lainnya yang dapat digunakan adalah dengan membuat sebuah "snapshot" terhadap semua berkas program (*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan waktu dengan versi-versi terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi ke jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah checksum terhadap semua berkas program (dengan CRC atau MD5 atau mekanisme lainnya). Karena seringnya Trojan dimasukkan ke dalam direktori di mana sistem operasi berada (\WINDOWS atau \WINNT untuk Windows atau /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin dalam keluarga UNIX), maka yang patut dicurigai adalah berkas-berkas yang berada di dalam direktori tersebut. Banyak berkas yang dapat dicurigai, khususnya berkas-berkas program yang memiliki nama yang mirip dengan berkas yang "baik-baik" (seperti "svch0st.exe", dari yang seharusnya "svchost.exe", sebuah berkas yang dijalankan oleh banyak layanan sistem operasi Windows) dapat dicurigai sebagai Trojan Horse.
Cara terakhir adalah dengan menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus, yang dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi Trojan yang dipadukan dengan firewall yang memonitor setiap transmisi yang masuk dan keluar. Cara ini lebih efisien, tapi lebih mahal, karena umumnya perangkat lunak antivirus yang dipadukan dengan firewall memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan dua cara di atas (yang cenderung "gratis"). Memang, ada beberapa perangkat yang gratis, tapi tetap saja dibutuhkan waktu, tenaga dan uang untuk mendapatkannya (mengunduhnya dari Internet).

Minggu, 19 Oktober 2008

kritik tentang lsp-telematika

Mencari pekerjaan saat ini adalah merupakan inti dati suatu kehidupan. Alangkah banyaknya persaingan dan kecurangan dalam mencari pekerjaan, sehingga tak jarang banyak langkah yang di ambil untuk memperoleh itu semua. Seperti pada kasus Lsp-Telematika, yang membuka pendaftaran yang di tunjukkan untuk memperoleh berbagai macam sertifikat dalam dunia IT. Di mulai dengan harga yang paling terendah – hingga jutaan. Disini dapat terlihat bahwa dunia IT telah dikotori oleh tindakan seperti itu, karena banyak perguruan – perguruan tinggi Negeri maupun Swasta membuka program studi untuk jurusan IT. Mereka menyelesaikan masa studi selama 4 tahun untuk memperoleh sertifikat yang mereka banggakan, tetapi di Lsp – Telematika sertifika dapat diperoleh hanya dalam beberapa hari saja. Sungguh membuat malu sekali dalam hal ini. Terlebih – lebih Universitas – Universitas terkenal pun membantu lembaga ini untuk berkarier lebih tinggi. Dalam susunan sertifikat yang diberikan terdapat harga – harga yang tidak sangat menghargai dunia pendidikan, bahkan hal yang sangat memalukan adalah penginstalan OS. Bagi masyarakat saat ini, hal seperti itu sudah lazim di ketahui dan dapat dimengerti. Dengan adanya lembaga ini sangat sangat sangat mencoreng nama besar IT, bagaimana tidak selama beberapa tahun merasakan manis dan pahit pendidikan, tetapi hanya diganti oleh lembaga ini dalam waktu beberapa hari saja, jika seperti ini, mengapa tidak dihapuskan saja pendidikan untuk IT???!!!!!!!!!!!!!!!. Lembaga ini menginginkan keuntungan semata saja, mereka tidak mengerti arah berfikir yang rasional. Dengan menyandang SK dari pemerintah, lembaga ini dapat menutup dunia pendidikan IT. Sungguh HINA hal ini terjadi….!!!!!!!!!!!

Kamis, 25 September 2008


KEBESARAN-MU


Diriku bukanlah orang yang sempurna

Bukan juga orang yang ingin sempurna

Aku hanya ingin menjadi orang

Yang bisa mengakui kesempurnaan-MU


Aku takut dengan-MU

Aku takut dengan kebesaran-MU

Aku takut membuat-MU marah

Aku takut membuat-MU murka karena tingkah ku


Ya ALLAH.... berilah aku ketabahan

Ketabahan menjalani hidup

Hidup yang telah KAU takdirkan untukku

Hidup yang tak pernah ku ketahui akhir nantinya


Aku hanya mampu bersipu di hadapan-MU

Aku hanya mampu mengharap belas kasih-MU

Aku hanya mampu mengharap maaf dan ampun-MU


Berilah hamba-MU kemuliaan

Kemuliaan disisi-MU dan RASULULLAH

Letakkanlah aku disisi orang kesayangan-MU

Ridhoilah semua perbuatan ku sehari-hari

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Saat Wajah Tak Mampu Bersua ...
Saat Tangan Tak Mampu Menjabat...
Saat Lidah Salah Berucap....
Dan Bila Langkah Membekas Lara...
Bila Kata Salah Berucap ....
Dan Bila Tingkah Menoreh Luka ....
Hari Ini Izinkan Kedua Tangan Bersimpuh
Memohon Maaf Atas Segala Salah & Khilafku ....
“Taqqobalallahu Minna Waminkum,”
Minal Aidzin Wal Faidzin,
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H